Lempeng-Lempeng yang Membentuk Indonesia

Gambar 1

Anonim. 2008. Diakses pada; 30 November 2010. Tersedia di; http://draft2pena.wordpress.com/2008/05/page/2/

Uraian Singkat

Indonesia merupakan sebuah negara yang dibentuk oleh tiga lempeng besar dunia, yakni; lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik. Di samping itu, lempeng filiphina yang merupakan lempeng kecil, juga ikut mempengaruhi terbentuknya pulau-pulau di Indonesia. Lempeng-lempeng ini memiliki arah gerakan yang masing-masing berbeda.

Gambar 2

Jika kita lihat pada gambar 2 di atas, nampak bahwa Indonesia terletak di antara tiga lempeng besar dunia yang memiliki arah gerak yang berbeda-beda. Lempeng Eurasia yang berada di bagian utara Indonesia bergerak ke arah selatan-tenggara. Lempeng Indo-Australia bergerak ke arah timur laut Indonesia, dan lempeng Pasifik ke arah barat-barat daya Indonesia. Sedangkan lempeng Filiphina bergerak ke arah barat daya Indonesia.

Lempeng-lempeng inilah yang selama berpuluh juta tahun yang lalu membentuk Gugusan Kepulauan Indonesia hingga menjadi seperti sekarang ini. Lempeng-lempeng ini terus bergerak dengan arahnya masing-masing. Bahkan akhir-akhir inipun nampak di permukaan bumi Indonesia begitu banyak bencana-bencana alam seperti meletusnya gunung Merapi di Provinsi Jawa, yang secara teori meletusnya gunung api merupakan dampak dari adanya tumbukan antara dua lempeng yang berbeda; yaitu lempeng benua dan lempeng samudra. Dalam hal ini dapat ditunjukan dengan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia.

Letak Indonesia yang demikian, membuat negara kita ini memiliki banyak gunung api aktif. Karena memang interaksi lempeng yang konvergen (bertumbukan) dapat mengakibatkan adanya gunung-gunung api di sepanjang zona subduksi (zona penunjaman), dimana lempeng samudra menunjam ke bawah lempeng benua. Gunung-gunung api di Indonesia tersebar di sepanjang barat-barat daya pulau Sumatera dan sebelah selatan pulau Jawa. Gunung-gunung api di kedua pulau ini merupakan hasil interaksi dari lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia. Dalam istilahnya, rentetan jalur gunung api di daerah ini merupakan jalur pegunungan Sirkum Mediterania. Sementara di wilayah utara Sulawesi merupakan jalur pegunungan Sirkum Pasifik. Kedua jalur pegunungan ini membentuk jalur pegunungan dunia yang dikenal dengan sebutan “Ring of Fire”.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s